Jumat, 21 April 2017

AI pada Game

Judul                : Artificial Intelligence pada Game (Tugas III)
Nama               : Nur Rohimah
Kelas               : 3IA21
NPM                : 58414184
Mata Kuliah     : Pengantar Teknologi Game
Nama Dosen    : Syefani Rachma Deski



Kecerdasan Buatan

Kecerdasan Buatan atau kecerdasan yang ditambahkan kepada suatu sistem yang bisa diatur dalam konteks ilmiah atau Intelegensi Artifisial (bahasa Inggris: Artificial Intelligence atau hanya disingkat AI) didefinisikan sebagai kecerdasan entitas ilmiah. Sistem seperti ini umumnya dianggap komputer. Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin (komputer) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan manusia. Beberapa macam bidang yang menggunakan kecerdasan buatan antara lain sistem pakar, permainan komputer (games), logika fuzzy, jaringan syaraf tiruan dan robotika.

Pengertian Game 

Permainan atau Gim merupakan sebuah aktivitas rekreasi dengan tujuan bersenang-senang, mengisi waktu luang, atau berolahraga ringan. Permainan biasanya dilakukan sendiri atau bersama-sama (kelompok). Saat ini game sudah berbentuk digital yang dapat dimainkan dengan computer, konsol, maupun pada gadget. Hampir setiap anak menyukai game, apapun bentuk game itu sendiri. Mulai dari game yang sifatnya sederhana sampai game yang paling modern sekalipun.

Artificial Intellegence dalam Game

Salah satu unsur yang berperan penting dalam sebuah game adalah kecerdasan buatan. Dengan kecerdasan buatan, elemen-elemen dalam game dapat berperilaku sealami mungkin layaknya manusia. Game AI adalah aplikasi untuk memodelkan karakter yang terlibat dalam permainan baik sebagai lawan, ataupun karakter pendukung yang merupakan bagian dari permainan tetapi tidak ikut bermain (NPC = Non Playable Character). Peranan kecerdasan buatan dalam hal interaksi pemain dengan permainan adalah pada penggunaan interaksi yang bersifat alami yaitu yang biasa digunakan menusia untuk berinteraksi dengan sesama manusia.

Contoh media interaksi :
Penglihatan (vision)
Suara (voice), ucapan (speech)
Gerakan anggota badan ( gesture)

Untuk pembentukan Artificial Intelligence pada game ternyata digunakan pula algoritma, yaitu jenis pohon n-ary untuk suatu struktur. Implementasi pohon (tree) ini biasa disebut game tree. Berdasarkan game tree inilah sebuah game disusun algoritma kecerdasan buatannya. Artificial intellegence yang disematkan dalam sebuah game yang membentuk analisis game tree biasanya merepresentasikan kondisi atau posisi permainan dari game sebagai suatu node, dan merepresentasikan langkah yang mungkin dilakukan sebagai sisi berarah yang menghubungkan node kondisi tersebut ke anak (child) sebagaimana representasi suatu pohon (tree).
Namun, biasanya representasi langsung tersebut mempunyai kelemahan, yaitu representasi data pohon akan menjadi sangat lebar dan banyak. Mungkin bagi sebuah mesin komputer mampu melakukan kalkulasi sebanyak apapun masalah, namun game tree yang lebar dan besar memberikan beberapa masalah, antara lain konsumsi proses memori, kapasitas penyimpanan yang cukup besar dan kinerja yang kurang pada konsol game berspesifikasi rendah. Karena itu dibentuklah beberapa algoritma dan penyederhanaan bagi sebuah game tree.
Pada salah satu contoh game klasik, yaitu tic tac toe, penyederhanaan dapat dilakukan dengan berbagai metode. Salah satu diantaranya adalah minimax. Metode ini berhasil diterapkan dan memberikan nilai reduksi yang cukup signifikan. Dan tidak hanya bisa digunakan secara monoton, minimax juga bisa digunakan untuk game-game yang lebih rumit seperti catur, tentunya dengan algoritma dan representasi berbeda.
Minimax yang merupakan salah satu metode penerapan (implementasi) pohon n-ary pada suatu game, menandakan bahwa implementasi struktur (pohon khusunya) sangatlah diperlukan pada pembuatan dan penerapan Artificial Intelligence, dan tidak menutup kemungkinan ilmu dan metode baru yang lebih canggih akan ditemukan di masa depan. Ada banyak teknik yang diadaptasi dari bidang kecerdasan buatan. Beberapa diantaranya, yaitu:

1.     Pathfinding

Metode pathfinding paling mudahditemui pada game-game bertipe strategi dimana kita menunjuk satu tokoh untuk digerakkan ke lokasi tertentu dengan mengklik lokasi yang hendak dituju. Si tokoh akan segera bergerak ke arah yang ditentukan, dan secara “cerdas” dapat menemukan jalur terpendek ataupun menghindari dari rintangan-rintangan yang ada. Salah satu algoritma pathfindin yang cukup umum dan yang paling banyak digunakan utnuk mencari jarak terpendek secara efisien adalah algoritma A* (baca: A star). Secara umum, algoritma A* adalah mendefinisikan area pencarian menjadi sekumpulan node-node (tiles). Titik awal dan titik akhir ditentukan terlebih dulu untuk mulai penelusuran pada tiap-tiap node yang memungkinkan untuk ditelusuri. Dari sini, akan diperoleh skor yang menunjukkan besarnya biaya untuk menempuh jalur yang ditemukan, ditambah dengan nilai heuristik yang merupakan nilai biaya estimasi dari node yang ada menuju tujuan akhir. Iterasi akan dilakukan hingga akhirnya mencapai target yang dituju.

2.     Jaringan saraf tiruan (neural network)

Neural network cukup baik ketika diterapkan pada kasus-kasus yang sifatnya non-linier atau mengambil keputusan yang tidak dapat dilakukan dengan metode tradisional. Penerapannya seringkali pada game-game yang memerlukan kemampuan adaptif atau belajar dari pengalaman. Sebagai contoh, jika suatau ketika terjadi pertempuran antar player dengan unit komputer, dan unit komputer mengalami kekalahan, maka pada kesempatan lain yang serupa, komputer akan memilih untuk tidak bertempur. Semakin banyak pengalaman yang dialami komputer, maka komputer menjadi semakin cerdas. Prinsip dasar dari jaringan saraf tiruan ini adalah perbaikan bobot secara terus menerus agar output yang dihasilkan menjadi semakin akurat (semakin cerdas).

3.     Algoritma Genetis (genetic algorithm)

Algoritma genetis sedikit banyak dipengaruhi oleh teori evolusi yang dicetuskan Darwin, yaitu bahwa spesies akan terus menerus beradaptasi dengan lingkungannya dan ciri khasnya yang terletak pada kromosom, akan diturunkan pada generasi berikutnya. Generasi turunan ini menerima gabungan kromosom dari kedua induknya, yang disebut dengan crossover. Pada algoritma genetis, akan diterapkan langkah ranking fitness untuk melakukan seleksi terhadap langkah ranking fitness untuk melakukan seleksi terhadap generasi turunan yang terbaik. Pada game berbasis algorima genetis, turunan terbaik inilah yang dilibatkan ke dalam game, dimana akan digunakan oleh komputer untuk merespons perubahan-perubahan tingkah laku user.
sebenarnya bukan hanya 3 teknik kecerdasan buatan di atas yang dapat digunakan dalam sebuah game berbasis kecerdasan buatan masih banyak lagi teknik yang lain.


http://dunotifkejora.blogspot.co.id/2016/04/kecerdasan-buatan-ai-pada-game.html

Rabu, 22 Maret 2017

StoryBoard pada Game

Judul: StoryBoard pada game Flappy Bird (Penulisan II)
Nama: NurRohimah
Kelas: 3IA21
NPM: 58414184
Mata Kuliah: Pengantar Teknologi Game
Nama Dosen: Syefani Rachma Deski





1. Pada awal kita akan memainkan game flappy bird, kita akan melihat ada sebuah splash screen dengan tulisan .GEARS. Dimana tulisan tersebut merupakan nama developer game tersebut.










2. Setelah splash screen, maka kita akan masuk kedalam menu utama. Didalam menu utama akan ada icon burung flappy bird, button rate game, button play game dan button ranking.











3. Sekarang kita masuk kedalam scene play. Terdapat text score, text bertuliskan “Get Ready!”, icon flappy bird yang sedang bergerak dan navigasi cara bermain yaitu dengan cara men “tap” layar smartphone agar flappy bird tetap terbang.











4. Setelah di tap maka kita akan mulai bermain. Akan banyak rintangan didalamnya berupa pipa yang ukurunnya berbeda.













5. Ketika flappy menabrak atau jatuh ke tanah, maka permainan akan berakhir dan akan menampilkan score yang didapat dan score terbaik selama kita bermain game tersebut. Serta masih terdapat button play again dan ranking.










Sumber : http://galangkum.blogspot.co.id/2015/04/story-board-game-flappy-bird.html

BAB II. Desain Skenario, Script , dan Storyboard Game Komputer

Judul: Desain Skenario, Script dan Storyboard Game Komputer (Tugas II)
Nama: NurRohimah
Kelas: 3IA21
NPM: 58414184
Mata Kuliah: Pengantar Teknologi Game
Nama Dosen: Syefani Rachma Deski


1.   Design Skenario

Sebelum masuk pada Design Skenario alangkah baiknya untuk terlebih dahulu mengetahui apa itu Design ? Design merupakan proses untuk membuat dan menciptakan objek baru, sistem, komponen atau struktur. Penggunaan istilah design berawal dari gambar teknik arsitektur.

Skenario merupakan sebuah alur yang disusun oleh seseorang untuk merancang  suatu peristiwa. Skenario game merupakan langkah awal yang akan dijalankan dalam membuat sebuah game. Dengan adanya skenario game dapat mempermudah pembuat game dalam menyelesaikan game tersebut. Pada skenario game pembuat game dapat membuat tema bayangan, genre, tool, gameplay, grafis, suara, perancangan waktu, dsb.

2.   Script

Script adalah bahasa pemrograman komputer yang diterjemahkan secara khas dengan tingkat kesulitan yang lebih rendah, dan tanpa aplikasi kompilasi interpreter. Script diciptakan untuk mempersingkat proses pengkompilasian hingga dijalankannya program tersebut. Biasanya script disisipkan kedalam bahasa pemrograman yang lebih kompleks. Contoh dari bahasa script adalah Ruby, JavaScript, Lua dan PHP.

Konsep pembuatan scripting pada game untuk langkah awal dapat dilakukan  pemilihan bahasa pemrograman yang akan digunakan. Diantaranya bahasa C, C++, dan Java. Proses pembuatan game dapat dikatakan memakan waktu yang cukup banyak. Lamanya pembuatan game tersebut bergantung pada beberapa faktor, seperti genre, skala, dan platform.

3.   StoryBoard

Storyboard merupakan visualisasi ide dari aplikasi yang akan dibangun sehingga dapat memberikan gambaran dari aplikasi yang dihasilkan. Storyboard dapat dikatakan visual script yang akan dijadikan outline dari sebuah proyek, dan ditampilkan shot by shot yang lebih sering disebut dengan scene. Storyboard akan lebih menjelaskan tentang bagaimana alur dari permainan itu sendiri. Contoh, pada game arcade tidak memiliki alur cerita akan tetapi game tersebut menitik beratkan pada perolehan point-point.

a.      Storyboard pada Game

         Storyboard pada Game sedikit berbeda dari storyboard animasi, dimana pada storyboard game terdapat goal / mission yang akan dibuat pada game itu sendiri. Kemudian storyboard pada game menjelakaskan tentang alur permaianan itu sendiri seperti apa tergantung dari jenis game.  misalkan game ber-genre arcade tidak memiliki alur cerita namun game terebut menitik beratkan pada perolehan point. Jadi storyboard yang dibuat yaitu bagaimana pemain mendapat nilai / point setinggi mungkin.

b.     Storyboard pada Animasi 

         Storyboard pada animasi ialah untuk menjelaskan tentang alur narasi dari sebuah cerita, atau storyboard pada animasi sebagai acuan agar animator  dalam membuat animasi tidak melenceng dari yang dibuat pada storyboard. Sebenarnya fungsi dari storyboard itu sama, namun yang berbeda hanya media yang diperuntukkan dari storyboard itu sendiri, contoh storyboard pada game atau storyboard pada iklan.



Sabtu, 18 Maret 2017

Review Teknologi Game

Nama: NurRohimah
Kelas: 3IA21
NPM: 58414184
Mata Kuliah: Pengantar Teknologi Game
Nama Dosen: Syefani Rachma Deski

Penulisan Bab 1

Teknologi Game Terbaru Saat Ini


Nintendo resmi mengumumkan konsol terbaru mereka dan konsol tersebut bukan Nintendo NX melainkan Nintendo Switch, nama konsol terbaru milik perusahaan asal Negeri Sakura tersebut. Pada awal maret 2017 Nintendo Switch resmi keluar diindonesia.

Nintendo Switch mengusung konsep hybrid platform antara sistem portable gaming dengan konsol rumahan. Saat di rumah, pemain dapat menggunakan kontroler gamepad biasanya untuk bermain gim di Nintendo Switch. Namun, saat bermain di jalan, pemain bisa melepas perangkat yang mirip tablet itu dari docking dan memasang kontroler tambahan di samping kanan dan kiri tablet tersebut.

Menariknya, kontroler tambahan yang terpasang di tablet pun dapat digunakan untuk bermain dengan kawan; satu kontroler untuk pemain pertama dan kontroler lainnya untuk pemain kedua. Dengan fitur ini, pemilik Nintendo Switch dapat bermain local multiplayer.

Bagian terbaiknya, perangkat mirip tablet di Nintendo Switch berbeda dengan GamePad Wii U yang bertindak sebagai layar kedua konsol Wii U. Perangkat tablet itu bertindak sebagai otak, jantung, dan kaki konsol baru Nintendo tersebut. Artinya, kamu bisa membawa dan bermain gim di Nintendo Switch di mana pun dan kapan pun juga.


Perkembangan Teknologi game di Indonesia


Indonesia mengalami perkembangan teknologi game yang bisa dibilang cukup pesat, dapat dilihat pada kemunculan para developer lokal yang berkarya sampai saat ini.
Teknologi game di indonesia dimulai saat masuknya game konsol pada tahun 90an, pada saat itu indonesia dibanjiri oleh game-game buatan luar negeri.
Pada tahun 2000an banyak bermunculan publisher lokal meskipun game yang diterbitkan masih dari luar negeri.
Pada tahun 2003 mulai bermunculan para developer game indie berbasis PC.
Game buatan developer lokal yang mungkin bisa dibilang sukses adalah "Dreadout" oleh developer Digital Happiness untuk platform PC, dan "Tahu bulat" oleh Own Game untuk platform mobile device.

Teknologi Game

Nama : NurRohimah
NPM : 58414184
Kelas : 3IA21
Mata Kuliah : Pengantar Teknologi Game
Dosen : Syefani Rahma Deski




1.Konsep game

Konsep game merupakan unsur terpenting dalam pembuatan game. Konsep game menentukan game seperti apa yang akan dibuat. Mulai dari genre, judul, cerita, karakter, koreografi, dan lainnya ditentukan dalam konsep game.konsep adalah suatu ide pemikiran sebelum membuat suatu produk, dalam hal ini konsep game adalah suatu ide pemikiran yang membuat game tersebut terlihat bagus dan menarik untuk para penggunanya.
Akan tetapi dalam dunia game tidak hanya grafik saja yang dibutuhkan, namun pentingnya Design Skenario, Script, dan Storyboard game pun sangat dibutuhkan.






A.Design Skenario

Sebelum masuk pada Design Skenario alangkah baiknya untuk terlebih dahulu mengetahui apa itu Design ? Design merupakan proses untuk membuat dan menciptakan objek baru, sistem, komponen atau struktur. Penggunaan istilah design berawal dari gambar teknik arsitektur.

Skenario merupakan sebuah alur yang disusun oleh seseorang untuk merancang  suatu peristiwa. Skenario game merupakan langkah awal yang akan dijalankan dalam membuat sebuah game. Dengan adanya skenario game dapat mempermudah pembuat game dalam menyelesaikan game tersebut. Pada skenario game pembuat game dapat membuat tema bayangan, genre, tool, gameplay, grafis, suara, perancangan waktu, dsb
B.Script

Script adalah bahasa pemrograman komputer yang diterjemahkan secara khas dengan tingkat kesulitan yang lebih rendah, dan tanpa aplikasi kompilasi interpreter. Script diciptakan untuk mempersingkat proses pengkompilasian hingga dijalankannya program tersebut. Biasanya script disisipkan kedalam bahasa pemrograman yang lebih kompleks. Contoh dari bahasa script adalah Ruby, JavaScript, Lua dan PHP.

Konsep pembuatan scripting pada game untuk langkah awal dapat dilakukan pemilihan bahasa pemrograman yang akan digunakan. Diantaranya bahasa C, C++, dan Java. Proses pembuatan game dapat dikatakan memakan waktu yang cukup banyak. Lamanya pembuatan game tersebut bergantung pada beberapa faktor, seperti genre, skala, dan platform.
C.StoryBoard

Storyboard merupakan visualisasi ide dari aplikasi yang akan dibangun sehingga dapat memberikan gambaran dari aplikasi yang dihasilkan. Storyboard dapat dikatakan visual script yang akan dijadikan outline dari sebuah proyek, dan ditampilkan shot by shot yang lebih sering disebut dengan scene. Storyboard akan lebih menjelaskan tentang bagaimana alur dari permainan itu sendiri. Contoh, pada game arcade tidak memiliki alur cerita akan tetapi game tersebut menitik beratkan pada perolehan point-point.


2.Jenis-jenis game


  • Berdasarkan Gendre
  • Action game



Game jenis ini menghadirkan fitur utama berupa aksi. Dalam action game, pemain harus memiliki ketrampilan dan reaksi yang cepat untuk melawan musuh dan menghindari rintangan. Intinya dalam game ini pemain harus menggunakan refles, akurasi dan waktu yang tepat untuk menyelesaikan sebuah level game.


  • Fighting game

Game satu ini berisi pertarungan. Dalam game ini, pemain dapat memilih karakter dengan kemampuan berbeda-beda. Pemain juga bisa mengeluarkan jurus dan kemampuan berbeda dari tiap karakter untuk mengalahkan musuh. Biasanya pertarungan hadir secara one on one (satu lawan satu) dalam sebuah arena yang terbatas. 


  • FirstPerson Shooter (FPS)                                                      

Sesuai namanya, game jenis ini berisi tembak-menembak. Namun, dalam game ini kamu akan memainkan tokoh dengan cara pandang orang pertama. Tak heran dalam beberapa game, karakter hanya ditampilkan dalam bentuk tangan atau senjata saja. Dalam game FPS ini kamu akan menemukan berbagai misi yang harus kamu selesaikan. Intinya dalam game ini, pemain membutuhkan reflex, koordinasi mata dan tangan hingga waktu yang tepat.


  • Third Person Shooter (TPS)

Game ini sebetulnya mirip dengan FPS. Game tembak menembak ini hanya berbeda pada sudut pandang pemain. Biasanya game ini akan menampilkan pemain tampak setengah badan atau sudut pandang orang ketiga.



  • Real Time Strategy (RTS)

Game jenis ini menitikberatkan unsur strategi. Game ini memerlukan kemampuan pemain untuk memimpin sebuah pasukan, kemudian mengelola sumber daya hingga membangun peradaban. 


  • Role Playing Game (RPG)

Game ini menghadirkan gameplay yang mengandung unsur leveling. Dalam game ini pemain akan bebas menjelajah dunia game. Setiap karakter memiliki kemampuan dan kekuatan yang berbeda bahkan dapat berkembang sesuai yang dinginkan pemain. Game RPG memungkinkan pemain untuk berkompetisi hingga berinteraksi atau bertarung dengan pemain lain.


  • Adventure

Game jenis ini berisi tentang petualangan. Pemain bisa memainkan karakter untuk menjelah hutan belantara atau menjelajahi sebuah bangunan. Intinya, pemain akan melalui sebuah misi. Game ini akan menekankan jalur cerita dan kemampuan berpikir pemain untuk menemukan petunjuk berikutnya. 


  • Simulasi

Game dengan genre ini hadir dengan konsep yang mirip kenyataan. Semua faktor dalam game akan dibuat semirip dunia nyata, ada yang menceritakan kehidupan manusia atau kehidupan menjadi seorang walikota membangun sebuah kota. Dalam game ini semua keputusanmu berpengaruh pada karakter yang dimainkan. Inti dari game ini membuat pemain harus berpikir untuk mendirikan, membangun hingga mengatasi masalah dengan dana terbatas. 



  • Sport Game

Game jenis ini hadir untuk para pemain yang gemar olah raga. Game ini memiliki gameplay berbagai jenis olahraga di dunia. Intinya, pemain akan melakukan pertandingan olahraga secara virtual. 


  • Racing Game

Game ini berisi game balapan atau kemampuan mengemudi baik motor dan mobil atau kendaraan lainnya. Game ini akan memacu adrenalin pemain untuk menjadi yang tercepat di sirkuit.



  • Multiplayer Game

Jenis game ini terbilang sedang tren di pasar Indonesia. Dalam game ini pemain akan bermain secara bersamaan dengan lebih dari 2 orang bahkan bisa ribuan orang bila memainkannya secara online. Pemain akan berada di sebuah dunia virtual untuk melawan musuh. Rata-rata game ini menggunakan konsep strategi walaupun ada pula genre lainnya.


  • Berdasarkan Jenis atau Platform

  • PC Games

Game jenis ini biasanya dimainkan menggunakan personal computer atau PC Desktop hingga laptop. 

  • Console Games

Game jenis ini bisa dimainkan menggunakan konsol game tertentu seperti PlayStation hingga Xbox.


  • Handheld Games

Game satu ini bisa dimainkan di console game khusus yang mudah dibawa seperti Sony PSP atau Nintendo DS.

  • Mobile Games

Game jenis ini hadir semenjak era ponsel atau perangkat mobile. Game ini memang dibuat khusus untuk dimainkan pada mobile phone. 




3.Bisnis dalam game komputer 

  • Mikrotransaksi
Adalah sebuah model bisnis dimana pemakai dapat membeli barang virtual via micropayments. Mikrotransaksi sering dipakai dalam free-to-play game atau aplikasi untuk menyediakan sumber pendapatan untuk para developer. Biasanya nilai transaksi berjumlah rendah.

  • Advergame 
Adalah sebuah game yang mengandung iklan didalamnya untuk sebuah produk, jasa, atau perusahaan. Beberapa advergame dibuat oleh perusahaan yang tujuannya hanya untuk mempromosikan perusahaan itu sendiri atau salah satu produknya, dan game tersebut didistribusikan secara bebas sebagai alat marketing.




5. 3D Engine dan Scene graph

Game Engine adalah suatu software yang digunakan untuk membuat game. Fungsi utama dari Game Engine adalah sebagai renderer grafik 2D maupun 3D,  physics engine, pengatur audio, scripting, animasi game, AI (Artificial Intelligence), networking, streaming, pengaturan memori, localization support, dan pengaturan grafik. Satu Game Engine bisa untuk membuat berbagai tipe game, dan bisa memudahkan "port"  games ke console lain. 3D Engine adalah Game Engine yang berbasis pada Grafik 3D


Scene Graph adalah suatu teknik pengelolaan data atau struktur data yang biasanya dipakai pada suatu aplikasi rekayasa grafis berbasis vektor dan pemodelan tiga dimensi baik itu untuk keperluan video game ataupun yang lainnya dengan menggunakan konsep graf berarah dan pohon m-ary. Beberapa program yang menggunakan Scene Graph ini adalah AutoCad, Adobe Illustrator, Corel Draw, dll. Pengertian teoritis dari Scene Graph ini sebenarnya tidak jelas atau kabur dikarenakan para programmer yang menggunakan Scene Graph pada sebuah aplikasi hanya mengambil prinsip dasarnya lalu mengimplementasikannya pada aplikasi tersebut sesuai fungsi dari aplikasi tersebut
  

Contoh 3D engine

  • Ogre 3D (Object-Oriented Graphics Rendering Engine)
Adalah 3d engine yang fleksibel dan scene-oriented ditulis dari bahasa C++ didesain untuk membuat para developer lebih mudah dan lebih intuitif untuk membuat aplikasi yang menggunakan hardware-accelerated 3d grafik.


  • Processing
Adalah software sketchbook yang fleksibel dan bahasa untuk belajar bagaimana untuk mengkoding dalam konteks seni visual dan visual literacy dalam teknologi.


  • Game maker
Merupakan pembantu dalam pembuatan game, dengan mudah para programer pemula dapat membuat game tanpa perlu banyak mengetahui pemrograman.

  • Unity 3D

Merupakan 3D game engine yang berbasis C# , Javascript, dan Boo dikembangkan oleh Unity Technologies. Digunakan untuk mengembangkan video game untuk PC, konsole, mobile device, dan website.


SUMBER:
http://skp.unair.ac.id/repository/web-pdf/web_Pengertian_Bahasa_Scripting_Muhammad.pdfhttp://www.davidprasetyo.com/2015/11/pengertian-storyboard.htmlhttps://id.wikipedia.org/wiki/Desainwww.businessdictionary.com/definition/advergame.htmlwww.superrewards.com/micro-transaction  
www.babastudio.com/blog/10-game-engine-terbaik-saat-ini 
www.ogre3d.org/about
www.processing.org
www.yoyogames.com/gamemaker
www.unity3d.com